Pemerintah AS “Bajak” Karyawan Teladan Facebook

Pemerintah Amerika Serikat “membajak” Kepala Teknisi Facebook David Recordon untuk bekerja di pemerintahan. Pegawai berprestasi Facebook tersebut bakal menjabat sebagai Kepala Teknologi Informasi untuk Gedung Putih.

Dilansir KompasTekno, Jumat (20/3/2015) dari Mashable, Recordon bakal mulai bekerja dalam beberapa minggu ke depan. Kepala Staf White House Anita Decker Breckenridge mengungkap, tugas Recordon mencakup modernisasi sistem TI di White House.

“Ia juga bertugas menjaga penggunaan teknologi yang efisien, aman, dan sejalan dengan sektor privasi untuk White House,” kata Breckenridge.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden AS Barrack Obama mengatakan sengaja memboyong para praktisi teknologi yang mumpuni dan telah teruji di industri teknologi, untuk bekerja di pemerintahan.

“Dalam upaya berkelanjutan kami untuk melayani publik sebaik-baiknya, kami membawa pimpinan-pimpinan teknologi untuk membantu tim kami di pemerintahan,” kata Obama.

Presiden inkumben ini juga mengatakan harapannya yang besar kepada Recordon untuk membawa kemajuan bagi sistem TI pemerintah. “Pengalamannya (Recordon) di sektor privasi dan kemampuannya di teknologi komunikasi akan jadi aset besar untuk tugas kami melayani warga negara AS,” katanya.

Perlu diketahui, Recordon adalah pendiri perusahaan keamanan internet VeriSign. Tahun 2007, pria ini menyabet penghargaan Google-O’Reilly atas kontribusinya dalam pengenalan akses terbuka. Dua tahun setelahnya, Recordon bergabung bersama Facebook sebagai pimpinan teknisi. Beberapa sumber dalam Facebook menyebut Recordon sebagai pekerja teladan di perusahaan jejaring sosial itu.

Recordon adalah satu dari beberapa praktisi teknologi yang telah dibawa masuk ke pemerintahan. Sebelumnya, Wakil Presiden Laboratorium Penelitian Google X Megan Smith juga bekerja untuk pemerintah. Namun September lalu Smith resmi dipecat.

Adapula Kepala Keamanan LinkedIn DJ Patil juga diboyong pemerintah pada Februari lalu. Patil bakal menjabat sebagai Kepala Analisis Data untuk pemerintah.